• 8.10.08

      Penjual Payung dan Penjual Sepatu

      Hallo semua,hari ini Q bingung banget mau post apa di blog ku ini, benar" g ada ide sama sekali,Pertama tadinya Q mau membahas tentang hamsterku tp baru 2 kalimat aj dah langsung buntu,trus q mau cerita tentang kejadian hari ini tapi g ada yang menarik yang mau diceritain. Nah akhirnya setelah mengutak-atik isi komputerku q membaca dukumen yang judulny rada-rada aneh dan yg kupikirkan adalah file apakah ini gerengan,perasaan Q pernah simpan file yg beginian,nah sanking penasarannya Q buka dah tuh file,ternyata isinya
      sebuah cerpen yang pernah ditulis oleh saudaraku, nah dari sini Q mendapat ide kenapa g ini aj yang kupost, toh dia jg pengen cerpennya ini dibaca orang. nah daripada kelamaan membaca yang g jelas ini mending baca cerpen ini aj ya judulnya "Penjual Payung dan Penjual Sepatu" ini dia isinya :
      Dikisahkan disebuah kerajaan,
      Ada seorang nenek yang sepanjang hidup nya tidak pernah tersenyum
      Hingga membuat hati sang raja sangat gelisah,karena raja tersebut sangat mancintai rakyat nya.
      Pada suatu hari sang raja pun mengadakan sayambara,dengan hadiah
      Yang sangat besar,hingga berita ini pun tersiar ke seluruh pelosok kerajaan
      Hingga ahli-ahli peramal dan masyarakat dari seberang kerajaan banyak yang mengikuti
      Sayambara itu karena hadiah yang sangat besar.pada waktu hari yang ditentukan
      Telah tiba sang raja pun megumumkan isi sayambara tersebut :
      -barang siapa yang sanggup membuat orang tua ini tersenyum maka dialah
      Pemenang nya.
      -bagi sang pemenang akan mendapat kan hadiah dari raja berupa
      Emas dan perak sebesar 10kg
      -pemenang juga akan di angkat menjadi penasehat didalam kerajaan.
      Menjeleng siang hari sayambara pun dimulai,
      Orang-orang pun berlomba untuk mencoba nya,namun hingga hari menjelang sore
      Tak satu orang pun yang berhasil membuat orang tua itu tersenyum, sayambara pun dihentikan untuk sementara.
      Keesokan hari nya sayambara pun kembali di lanjutkan, Menjelang siang seorang pemuda maju dengan penuh percaya diri, Pemuda itu bertanya pada orang tua itu,apakah gerangan yang membuat mu murung dan tak pernah tersenyum.lalu orang tua itu menjawab,saya mempunyai dua orang anak, Mereka adalah pedagang,yang paling tua seorang penjual sepatu dan si bungsu penjual Payung.dan kalau musim hujan tiba,dagangan si bungsu sangat laris tapi dagangan yang Sulung satu pun tak ada yang laku.dan kalau musim gugur sepatu-sepatu yang di jual Si sulung pun sangat laris tapi payung dagangan si bungsu satu pun tak ada yang membeli nya.
      Itulah yang selama ini membuat ku,tak pernah tersenyum.setiap kali musim gugur tiba
      Berapa banyak si bungsu mengalami kerugian demikian juga sebalik nya kalau musim
      Hujan tiba berapa banyak si sulung mengalami kerugian.
      Lalu pemuda itu pun tersenyum mendengar keluhan orang tua itu.
      Mengapa engkau tersenyum sentak orang tua tersebut dengan nada heran.
      Lalu pemuda itu menjawab dengan sederhana dan di bisikkan ke telinga orang tua itu,apakah yang
      Engkau resah kan coba pikir pada saat musim hujan berapa banyak si bungsu meraup
      Keuntungan nya.dan pada saat musim gugur tiba berapa banyak si sulung mengumpulkan
      Keuntungan. Bersambung………….!!!!!!!!!!!


      oleh:Bobby Sitohank




      0 komentar:

      Post a Comment

      Budayakan Komentar yang Mendidik

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news